Author Archives: Zaky Abdurrachman

Mengembalikan Password Root MySQL

Sebagai seorang administrator database khususnya MySQL keamanan merupakan segalanya termasuk memberikan password kepada user admin MySQL yaitu root. Pada saat instalasi MySQL pun akan ada dialog untuk memasukkan password root MySQL, namun menjadi berbeda apabila password yang sudah Anda masukkan lupa alias sirna dari ingatan.

Nah, pengalaman diatas pernah penulis alami apalagi database yang dikelola bukanlah database yang Anda instalasi sendiri dan tidak memiliki catatan jelas. Tidak menyerah dengan keadaan dan akhirnya menemunkan cara mengubah password root MySQL, berikut adalah langkah-langkah mengubah passwordnya :

Pertama, pastikan terlebih dahulu tidak ada proses yang berjalan di database, atau Anda harus sounding terlebih dahulu kepada user pengguna database untuk tidak melakukan aktivitas didalamnya. Bilang saja "database akan di maintain sementara", karena Anda harus mematikan proses MySQL dengan cara dibawah ini :

# /etc/init.d/mysql stop

Jika dengan proses diatas MySQL belum juga mati prosesnya, gunakan perintah dibawah :

# killall mysqld

Kedua jalankan proses MySQL dalam safe mode :

# mysqld_safe –skip-grant-tables &

Outputnya biasanya akan seperti dibawah ini :

Starting mysqld daemon with databases from /var/lib/mysql
mysqld_safe[6030]: started

Sekarang masuk kedalam database MySQL dengan user root tanpa menggunakan password :

# mysql -u root

Posisi Anda saat ini sudah di dalam MySQL namun belum masuk ke dalam database apapun, sekarang masuk ke dalam database mysql dan lakukan update pengubahan password user root :

mysql> use mysql;
mysql> update user set password=PASSWORD ("Password Baru Root") where User='root';
mysql> flush privileges;
mysql> quit

Setelah menjalankan langkah diatas, maka Anda sudah berada di luar MySQL. Lakukan stop safe mode proses MySQL :

# /etc/init.d/mysql stop

Outputnya kira-kira akan seperti dibawah ini :

Stopping MySQL database server: mysqld
STOPPING server from pid file /var/run/mysqld/mysqld.pid
mysqld_safe[6250]: ended
[1]+  Done                    mysqld_safe –skip-grant-tables

Terakhir lakukan restart layanan MySQL dan silahkan coba masuk kedalam MySQL dengan user root dan password yang sudah ditentukan sebelumnya.

# /etc/init.d/mysql start
# mysql -u root -p

Mudah bukan, pengubahan password diatas harus dilakukan berkala untuk menjaga keamanan yang lebih baik. Selamat mencoba.

Mengubah Time Zone Linux

Sistem membutuhkan waktu yang akan berpengaruh pada semua komponen khususnya di software. Penanggalan atau pun waktu yang salah akan mengakibatkan tidak jalannya sebuah aplikasi karena mundur atau waktunya waktu saat ini. Misalnya saja saat ini sekarang Anda berada di konfigurasi waktu America/New York padahal Anda saat ini berada di Asia/Jakarta.

Kesalahan pada Zona Waktu atau Time Zone dapat saja terjadi karena melewatkan tahapan konfigurasi Time Zone ketika Anda melakukan instalasi. Hal ini dapat diperbaiki melalui command line dengan waktu yang singkat. Penasaran dengancaranya? silahkan melihat lagkah-langkahnya dibawah ini.

Edit file /etc/timezone dengan menggunakan editor kesayangan Anda kemudian di dalamnya ketikan zona waktu Anda saat ini berada, misalnya seperti dibawah ini:

Asia/Jakarta

Segera simpan file tersebut, lalu tahap kedua adalah membuat file simbolic atau melakukan link terhadap file /etc/localtime, dan pertama-tama Anda harus menyimpan atau melakukan backup pada file /etc/localtime sebelumnya.

$ sudo mv /etc/localtime /etc/localtime.orig

 Sekarang buatlah file simbolik dari folder /usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta ke file /etc/localtime.

$ sudo /usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta  /etc/localtime

Lakukan sinkronisasi dengan UTC agar file localtime yang baru saja di link berjalan dengan perintah.

$ sudo ntpdate id.pool.ntp.org

Akhirnya sinkronisasi selesai dan cek dengan perintah date dan akan melihat perbedaan waktu serta zona waktu dari yang lama ke zona waktu yang baru.

Perbaiki Waktu di Linux Ubuntu

Permasalahan salah waktu dan tanggal pada Linux atau pun sistem operasi lainnya bisa dikarenakan banyak hal, misalnya waktu UTC yang tidak tersinkronsasi dengan benar, atau bisa juga karena waktu BIOS yang tidak juga dikonfigurasi dengan baik atau baterai BIOS habis. Untungnya untuk pengaturan waktu, Linux sudah memiliki cara untuk memperbaikinya khususnya untuk versi server dengan menggunakan command line.

Saat ini Anda akan mencoba untuk memperbaiki konfigurasi waktu yang salah di Linux, hal ini  terjadi setelah server di reboot. Permasalahannya bisa dari waktu BIOS atau dari konfigurasi UTC yang tidak tepat. Cobalah untuk mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk memperbaiki waktu pada Linux :

Tentukan waktu saat ini yang ingin di konfigurasi kedalam sistem ( Lihat jam Anda ), lalu jalankan perintah dibawah.

$ sudo date -s 09:30

Kemudian jalankan perintah dibawah untuk memaksa waktu yang sudah Anda tentukan kepada sistem.

$ sudo /sbin/hwclock –systohc –localtime

Lakukan pengecekan jika Anda ragu bahwa waktu Anda sudah berubah.

$ sudo /sbin/hwclock –localtime

Saatnya melakukan sinkronisasi antara waktu sistem dan waktu hardware dengan perintah.

$ sudo /sbin/hwclock –hctosys –localtime

Waktu seharusnya sudah sesuai dengan waktu Anda saat ini ( Kecuali Anda salah memasukkan waktu pada langkah awal ) dan waktu ini akan tetap sama hingga komputer di restart nantinya. 

Ada beberapa opsi lainnya jika Anda tidak menginginkan waktu yang sudah ada ini tersinkronisasi dengan waktu UTC melalui internet, hal ini bisa dilakukan dengan melakukan edit pada file /etc/default/ntpdate dan /etc/default/rcS. Adapun hal yang harus di edit pada kedua file tersebut akan dijelaskan dibawah ini.

Sekarang Anda akan mengedit file /etc/default/ntpdate dengan menggunakan editor yang biasa Anda gunakan. Silahkan masuk dan cari baris berikut:

NTPSERVERS="ntp.ubuntu.com"

Hapus lah nilai ntp.ubuntu.com yang berada ditengah-tengah tanda petik dua (") tanpa menghapus tanda petiknya. Jika sudah simpan file tersebut lalu buka kembali file satunya /etc/default/rcS lalu temukan baris dibawah.

UTC=yes

Menjadi baris seperti dibawah ini:

UTC=no

Setelah selesai, segera simpan file tersebut dan dengan melakukan hal ini sistem tidak akan lagi melakukan pengecekan waktu dan tanggal melalui sistem UTC di internet.

Sinkronisasi setiap detik dengan rsync

Sinkronisasi di dalam sistem operasi Linux sudah merupakan hal yang biasa, sinkronisasi dilakukan untuk mempermudah pekerjaan Anda sebagai administrator sistem atau pun jaringan. Anggap saja Anda memiliki sebuah folder yang harus setiap hari di salin ke server lainnya apabila terjadi perubahan dan masih Anda lakukan dengan cara manual, yaitu copy paste.

Hal diatas dapat diakali dengan menggunakan sinkronisasi memanfaatkan aplikasi bernama rysnc. Rsync sendiri merupakan aplikasi default yang sudah ada di dalam sistem Linux tanpa harus Anda instalasi terlebih dahulu. Kasus diatas dapat diatasi dengan menggunakan rsync dimana apabila pada folder sumber terjadi perubahan akan secara otomatis melakukan penyalinan ke folder target. Penyalinan dilakukan tentu saja dengan pengecekan apabila di folder sumber ada yang terhapus maka di folder tujuan pun akan disamakan.

Skrip yang  akan dibuat dengan menggunakan bash, jika Anda bertanya mengapa bash? maka jawaban saya bash merupakan bahasa pemrograman sistem yang simple dan efektif. Skrip ini saya ambil dari sebuah situs di Internet ( URL lupa ) yang sedikit saya modifikasi, namun saya berterima kasih skrip ini sudah sangat membantu saya dalam mengotomatisasi pekerjaan di sistem.

Berikut di bawah ini skrip rsync yang akan mengecek setiap detiknya :

#!/bin/bash
while true
do
sleep 1
rsync -avz –delete -e ssh root@192.168.137.18:/root/memo/ memo/
done

Hal terpenting dari skrip diatas adalah perintah rsync-nya di baris :

rsync -avz –delete -e ssh root@192.168.137.18:/root/memo/ memo/

Perintah diatas secara garis besar akan melakukan sinkronisasi folder /root/memo/ yang ada di komputer remote dengan alamat IP 192.168.137.18 dengan username root kedalam folder /memo yang ada di komputer lokal. Opsi -e menunjukan protokol yang digunakan untuk berkomunikasi yaitu dengan menggunakan SSH.

Sebenarnya sebelum melakukan hal diatas, Anda harus melakukan konfigurasi pada SSH dari masing-masing komputer remote dan lokal. Konfigurasi ini dinamakan login SSH  tanpa password dimana dari komputer lokal harus bisa masuk dan mengambil data dengan menggunakan SSH tanpa harus memasukkan password komputer remote. Jika belum dilakukan maka SSH akan terus meminta password.

Jalankan file bash yang berisi skrip rsync diatas :

# chmod +x nama_file.sh

# ./nama_file.sh

Proses berjalan setiap detiknya dan Anda tidak boleh melakukan interupsi atau memberhentikan skrip tersebut ketika berjalan, lalu bagaimana caranya untuk menjalankannya pada background agar aktivitas Anda tidak terganggu? cobalah menggunakan aplikasi screen.

Daftar Repositori Ubuntu 13.04 Raring Ringtail

Ubuntu 13.04 LTS dengan kode nama "Raring Ringtail" sudah muncul dan bagi Pembaca yang membutuhkan daftar repositori untuk Ubuntu versi ini silahkan menyalin dari daftar repositori yang tertera dibawah.

Kambing UI

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ raring-backports main restricted universe multiverse

ITB

deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu raring main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu raring-updates main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu raring-security main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu raring-backports main restricted universe multiverse

FOSS ID

deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ raring main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ raring-updates main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ raring-security main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ raring-backports main restricted universe multiverse

Komo

deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ raring main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ raring-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ raring-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ raring-backports main restricted universe multiverse

Daftar Repositori Lokal Ubuntu 12.04

Saling berhubungan dengan tulisan sebelumnya yaitu “Mengapa Harus Repositori Lokal“, berikut adalah daftar repositori lokal dari distro Linux Ubuntu yang dapat Anda gunakan pada Ubuntu 12.04 codename Precise Pangolin. 

Ubuntu Repository 12.04 LTS di KLJ

deb http://repo.linuxjambi.org/ precise main restricted universe multiverse

Ubuntu Repository 12.04 LTS di Kambing

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse

Ubuntu Repository 12.04 LTS di UKDW

deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-security main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-backports main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-proposed main restricted universe multiverse

Ubuntu Repository 12.04 LTS di Komo

deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse

Ubuntu Repository 12.04 LTS di ITB

deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse

Sumberhttp://www.areefdharma.com

Mendaftarkan Repositori Baru di Ubuntu

Distribusi Linux Ubuntu yang juga merupakan salah satu distribusi Linux yang paling banyak digunakan saat ini memiliki banyak daftar repositori, melalui repositori ini Anda dapat melakukan instalasi aplikasi-aplikasi yang di inginkan. Banyaknya repositori ini pun mempermudah Anda ingin menggunakan repositori dari server mana saja yang terdekat dari area Anda. Hal ini akan mempercepat daya download aplikasi dari server repositori dan tentunya akan menghemat waktu Anda.

Tutorial kali ini adalah cara untuk mendaftarkan repositori distro Linux Ubuntu versi apa saja mulai dari yang lama hingga terbaru karena caranya sama. Hal yang membedakan adalah alamat repositori yang disesuaikan dengan versi Ubuntu yang digunakan, misalnya yang terbaru saat ini adalah Precise Pangolin (Ubuntu 12.04). Berikut dibawah ini cara untuk mendaftarkan repositori baru menggantikan repositori default yang dimiliki oleh Ubuntu :

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat backup dari file sources.list yang dapat ditemukan di direktori /etc/apt, untuk membuat backup ini Anda harus mengubah diri Anda menjadi superuser (/) atau hanya cukup menggunakan sudo.

$ sudo cp /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.bak

Pada saat menjalankan perintah diatas Anda akan diminta memasukkan password user yang digunakan, masukkan password kemudian tekan ENTER dan file sources.list akan di backup menjadi sources.list.bak.

Langkah selanjutnya adalah mencari alamat repositori lokal yang ingin di daftarkan, Anda bisa melihatnya di tulisan “Daftar Repositori Lokal Ubuntu 12.04“ untuk melihat repositori yang di inginkan, kali ini kita akan menggunakan repositori lokal dari server Kambing. Bukalah file sources.list dengan menggunakan editor, misalnya vim, vim.tiny, atau pun nano untuk mulai mengedit.

$ sudo vim.tiny /etc/apt/sources.list

Anda dapat menghapus semua isi dari file sources.list tersebut atau hanya menambahkan baris berikut di bawah ini di bagian paling bawah dari file sources.list. Berikut adalah daftar repositori dari server kambing :

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse

Setelah baris diatas dimasukkan, kemudian simpanlah file sources.list. Sekarang pada repositori sudah terdaftar repositori dari Kambing dan untuk menggunakannya Anda harus melakukan update konfigurasi dari file sources.list. Sebagai catatan saja, apapun yang Anda lakukan pada file sources.list usahakan untuk melakukan update untuk memperbaharui konfigurasinya.

$ sudo apt-get update

Biarkan saja proses update berjalan hingga selesai dan jika prosesnya sudah selesai maka pendaftaran repositori lokal pada Ubuntu Anda sudah selesai dilakukan dan siap untuk digunakan. Cobalah untuk menginstalasi sebuah aplikasi sebagai pengetesan apakah repositori lokal Ubuntu Anda sudah berjalan dengan semestinya. Selamat mencoba.